manfredodicrescenzo – Naoya Inoue kembali menunjukkan dominasinya di dunia tinju setelah berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bantam super WBC, WBA, IBF, dan WBO. Dalam pertarungan di IG Arena, Nagoya, Jepang, Minggu WIB, petinju berjuluk “Monster” itu mengatasi perlawanan tangguh Murodjon Akhmadaliev dengan kemenangan angka mutlak. Juri memberikan skor 117-111, 118-110, dan 118-110 untuk kemenangan Inoue.
Pertarungan berlangsung sengit sejak ronde awal. Inoue memanfaatkan jab kiri cepat dan kuat untuk membatasi serangan Akhmadaliev. Pukulan-pukulan tersebut membuat petinju asal Uzbekistan sulit mengembangkan ritme serangan. Inoue pun segera mengambil kendali dan mendominasi pertukaran pukulan sejak awal pertarungan.
Meski Akhmadaliev sempat mendaratkan beberapa pukulan berbahaya, Inoue merespons dengan agresif. Setiap upaya lawan selalu dijawab dengan kombinasi pukulan cepat yang memaksa Akhmadaliev lebih banyak bertahan. Gerakan kaki Inoue juga menjadi faktor penting, membuatnya mampu menari-nari di sekitar ring sambil melancarkan jab dan kombinasi pukulan.
“Baca Juga: Suzuki Rilis Skutik Bongsor Baru, Harga Rp100 Juta“
Strategi Inoue menargetkan kepala dan tubuh lawan secara seimbang terbukti efektif. Serangan konsisten itu perlahan melemahkan Akhmadaliev yang terlihat kesulitan menghadapi intensitas pertarungan. Dengan presisi dan timing yang tepat, Inoue memastikan kendali penuh hingga ronde terakhir.
“Ini adalah bukti konsistensi dan kerja keras saya. Akhmadaliev petinju tangguh, tetapi saya siap untuk setiap ronde,” ujar Inoue usai laga, dikutip dari laporan media lokal. Sementara itu, Akhmadaliev mengakui keunggulan lawannya dan menyebut pengalaman menghadapi Inoue sebagai pelajaran penting untuk kariernya.
INOUE KUATKAN DOMINASI SETELAH KALAHKAN AKHMADALIEV HINGGA RONDE TERAKHIR
Naoya Inoue kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu petinju terbaik dunia dengan mempertahankan gelar juara dunia kelas bantam super. Dalam laga di IG Arena, Nagoya, Jepang, Minggu WIB, ia mengalahkan Murodjon Akhmadaliev melalui kemenangan angka mutlak. Pertarungan berlangsung penuh intensitas, namun dominasi Inoue tidak terbantahkan sejak awal hingga akhir ronde ke-12.
Sejak ronde kedelapan, frustrasi mulai tampak di wajah Akhmadaliev. Upayanya menekan lawan tidak pernah benar-benar berhasil karena Inoue tampil lincah dengan kecepatan luar biasa. Petinju berjuluk “Monster” itu berulang kali mendekat, melancarkan kombinasi pukulan keras, lalu segera mundur tanpa memberi ruang bagi lawan untuk membalas. Kecepatan tangan dan ketepatan pukulan membuat Inoue tampil hampir tanpa cela.
Memasuki ronde-ronde akhir, kondisi Akhmadaliev semakin memburuk. Pembengkakan di wajahnya jelas terlihat akibat pukulan beruntun Inoue. Sebaliknya, petinju Jepang itu hampir tidak menunjukkan tanda cedera berarti dan bahkan sesekali menantang lawannya untuk terus bertarung. Akhmadaliev mencoba peruntungan dengan pukulan kanan bersih di akhir ronde ke-12, namun usahanya datang terlalu terlambat dan tidak cukup untuk mengubah jalannya laga.
Hasil akhir pertandingan pun memastikan kemenangan Inoue dengan catatan angka 117-111, 118-110, dan 118-110. Statistik mencatat Inoue kini memiliki rekor impresif 31 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 27 kemenangan melalui knockout (KO). Sementara itu, Akhmadaliev harus menerima kenyataan rekor kariernya berubah menjadi 14 kemenangan (11 KO) dengan dua kekalahan.
“Baca Juga: CCTV Perumahan: Fitur Baru, Keamanan Maksimal, Biaya Minimal“
Dengan kemenangan ini, Inoue semakin menegaskan statusnya sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas bantam super. Publik kini menantikan apakah sang petinju berusia 31 tahun itu akan bertahan di divisi ini atau naik kelas untuk mengejar gelar baru. Apa pun langkah selanjutnya, kemenangan atas Akhmadaliev menambah bukti bahwa Inoue pantas disebut sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah tinju modern.





Leave a Reply