manfredodicrescenzo – Barcelona menempatkan empat pemain andalannya dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2025. Nama-nama tersebut adalah Robert Lewandowski, Pedri, Raphinha, dan Lamine Yamal. Keempatnya masuk ke dalam 30 kandidat yang diumumkan penyelenggara ajang penghargaan bergengsi tersebut.
Persaingan memperebutkan gelar pemain terbaik dunia ini dipastikan ketat. Selain wakil Barcelona, nominasi juga diisi oleh bintang-bintang dari klub elite seperti Paris Saint-Germain, Liverpool, hingga Manchester City. Ballon d’Or dikenal sebagai penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola, dengan penilaian berdasarkan performa selama satu musim kompetisi.
Presiden Barcelona Joan Laporta secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Lamine Yamal sebagai kandidat terkuat. “Ballon d’Or harus untuk pemain Barcelona, dan saya yakin Yamal layak mendapatkannya,” ungkap Laporta. Pemain muda ini memang tampil impresif musim lalu, menjadi salah satu kunci keberhasilan Blaugrana.
Barcelona sendiri memiliki modal kuat dari performa musim 2024/2025. Di bawah asuhan Hansi Flick, mereka sukses meraih treble domestik, termasuk gelar La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de España. Capaian ini menambah keyakinan bahwa setidaknya satu pemain mereka berpeluang besar membawa pulang trofi Ballon d’Or.
Ajang penghargaan ini akan menjadi tolok ukur pencapaian individu sekaligus cerminan kekuatan tim di kancah internasional. Jika salah satu wakil Barcelona berhasil menang, itu akan memperkuat reputasi klub sebagai salah satu penghasil pemain terbaik dunia.
“Baca juga: Jin BTS 18 Bulan Masa Wajib Militer Telah Usai!” [3]
Laporta Jagokan Lamine Yamal untuk Raih Ballon d’Or 2025
Presiden Barcelona Joan Laporta secara terbuka menyebut Lamine Yamal sebagai kandidat terkuat dari klubnya untuk memenangkan Ballon d’Or 2025. Dari empat pemain Barcelona yang masuk nominasi—Robert Lewandowski, Pedri, Raphinha, dan Yamal—Laporta menilai sang winger muda memiliki kualitas istimewa di usia yang masih belia.
Menurut Laporta, Yamal bukan hanya sekadar pemain berbakat, tetapi juga memiliki konsistensi yang jarang ditemukan pada pemain muda. Performa stabilnya di setiap laga menjadi modal penting untuk bersaing di panggung sepak bola tertinggi. “Lamine berada di level seorang jenius dan ia menunjukkannya di setiap pertandingan,” ujar Laporta.
Yamal, yang telah menjadi bagian penting dalam keberhasilan Barcelona meraih treble domestik musim lalu, kini menjadi sorotan dunia. Kecepatan, kreativitas, dan ketajamannya di lini serang membuatnya disejajarkan dengan bintang-bintang muda lainnya yang sedang naik daun.
Laporta berharap salah satu pemain Barcelona dapat membawa pulang Ballon d’Or tahun ini, dan optimistis Yamal mampu mengukir sejarah sebagai pemenang termuda penghargaan tersebut. Jika tercapai, hal ini akan semakin memperkuat reputasi akademi La Masia sebagai salah satu penghasil talenta terbaik dunia.
“Baca: Pemulihan Ekonomi Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Skala Global”





Leave a Reply