manfredodicrescenzo – Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, dipastikan memainkan laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen melawan Fortuna Sittard pada pekan keempat Eredivisie 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung Minggu (31/8/2025) pukul 17.15 WIB itu menjadi penutup perjalanan Verdonk di Liga Belanda sebelum resmi hijrah ke Prancis.
Laga kontra Fortuna Sittard menarik perhatian publik karena mempertemukan dua pemain Indonesia, Verdonk dan Justin Hubner. Pertemuan keduanya dijuluki “Derbi Indonesia” oleh media setempat, sekaligus menjadi momen perpisahan Verdonk dari NEC. Duel tersebut akan digelar di Stadion Offermans Joosten, markas Fortuna Sittard.
Kepergian Verdonk dari NEC telah dipastikan menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025. Raksasa Ligue 1, Lille OSC, sukses mencapai kesepakatan transfer dengan NEC senilai 3 juta euro. Informasi ini dikonfirmasi oleh pakar mercato ternama, Fabrizio Romano, melalui unggahannya di platform X. Setelah laga, akan langsung bertolak ke Prancis untuk menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak di Stadion Pierre-Mauroy.
Selama membela NEC, Verdonk dikenal sebagai bek kiri yang konsisten dan jarang absen dari lini pertahanan utama. Penampilannya di Eredivisie mengantarkannya ke level internasional bersama Timnas Indonesia. Kepindahannya ke Lille menandai langkah besar dalam kariernya, sekaligus menambah daftar pemain Indonesia yang berkarier di liga top Eropa.
“Baca juga: Strategi Perlindungan Industri Nasional Kebijakan Bea Masuk 200 Persen terhadap Produk China”
Pertandingan terakhir melawan Fortuna Sittard bukan hanya perpisahan bagi Verdonk, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Laga ini mempertemukan dua pemain naturalisasi di panggung Eredivisie, yang kini sama-sama menjadi bagian dari generasi emas Timnas Indonesia. Publik menanti apakah mampu menutup kiprahnya di NEC dengan hasil positif sebelum memulai petualangan barunya di Ligue 1.
Verdonk Persembahkan Asis Terakhir untuk NEC Sebelum Resmi Perkuat Lille
Calvin Verdonk menutup perjalanannya bersama NEC Nijmegen dengan catatan positif di Eredivisie 2025/2026. Dari tiga laga awal musim ini, bek Timnas Indonesia tersebut sukses mencatatkan satu asis yang membantu timnya tetap kokoh di puncak klasemen dengan sembilan poin.
Pertandingan melawan Fortuna Sittard pada Minggu (31/8/2025) menjadi panggung perpisahan Verdonk. Laga itu tidak sekadar menghadirkan “Derbi Indonesia” kontra Justin Hubner, tetapi juga kesempatan terakhir bagi Verdonk untuk memberikan kontribusi penting bagi NEC. Jika mampu membantu tim mengamankan tiga poin, kemenangan tersebut akan menjadi kado indah setelah 164 penampilan resminya bersama klub Belanda tersebut.
Kepergian Verdonk menuju Lille disambut dengan antusiasme tinggi. Raksasa Ligue 1 yang finis di posisi kelima musim lalu itu disebut mendapatkan pemain berpengalaman dan matang secara penuh. Dengan rekam jejak konsisten di Eredivisie dan pengalaman internasional bersama Timnas Indonesia, Verdonk dipandang siap memperkuat lini belakang Lille.
Laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano menyebutkan, administrasi terakhir transfer akan diselesaikan dalam hitungan jam sebelum pengumuman resmi dilakukan. Setelah tes medis di Stadion Pierre-Mauroy, akan segera menandatangani kontrak yang membuatnya berkiprah di salah satu liga top Eropa.
”Simak juga: Kesempatan Kaesang Pangarep di Pilkada Jawa Tengah Antara Elektabilitas dan Dukungan Politik”
Perjalanan Verdonk bersama NEC menjadi bukti ketekunan seorang pemain naturalisasi Indonesia yang mampu menembus level tertinggi sepak bola Eropa. Kepindahannya ke Lille diharapkan dapat membuka jalan bagi pemain Indonesia lain untuk mengukir prestasi serupa. Publik menantikan kontribusi di Ligue 1, khususnya dalam menjaga stabilitas pertahanan Lille yang musim lalu tampil cukup kompetitif.





Leave a Reply