manfredodicrescenzo –MG Motors bersiap mengubah peta persaingan mobil listrik global lewat peluncuran MG4 terbaru. Mobil ini menjadi kendaraan listrik pertama dengan teknologi baterai semi-solid yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp170 jutaan. Teknologi baterai canggih ini sebelumnya hanya tersedia pada mobil mewah, menjadikan MG4 sebagai pelopor di segmen EV terjangkau.
Peluncuran resmi MG4 akan digelar pada 5 Agustus 2025. Namun, pada 17 Juli lalu, General Manager Divisi Merek MG, Chen Cui, telah membocorkan berbagai fitur utama mobil ini dalam sebuah sesi media eksklusif. Salah satu daya tarik utamanya adalah baterai semi-solid 70 kWh buatan QingTao Energy, yang mengandung hanya 5% elektrolit cair. Teknologi ini memberikan keunggulan dari sisi keamanan, performa dalam suhu ekstrem, serta efisiensi energi.
MG4 mencatat jarak tempuh impresif hingga 537 km berdasarkan standar CLTC. Baterai ini juga telah lulus uji tusuk 360 derajat, menunjukkan tingkat keamanan yang tinggi. Dalam kondisi suhu -7°C, baterai semi-solid pada MG4 mampu mempertahankan efisiensi daya dengan retensi jarak tempuh 13,8% lebih baik dibandingkan baterai LFP biasa. Kepadatan energinya pun tercatat mencapai 180 Wh/kg, menjadikannya salah satu yang tertinggi di kelasnya.
Peluncuran MG4 dengan teknologi semi-solid ini tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap teknologi mobil listrik canggih. Dengan harga terjangkau, MG4 diprediksi akan menarik perhatian pasar global, khususnya di negara berkembang yang membutuhkan solusi kendaraan ramah lingkungan dengan harga kompetitif.
“Baca juga: Efek Samping Minum Rebusan Daun Salam“ [2]
Langkah ini mempertegas posisi MG sebagai pemain serius dalam industri EV dan menunjukkan bahwa masa depan mobil listrik kini semakin inklusif.
MG4 Tantang BYD Dolphin Lewat Teknologi Baterai Canggih dan Desain Futuristik
MG Motors resmi menghadirkan MG4 sebagai pesaing langsung BYD Dolphin, mobil listrik kompak yang kini mendominasi pasar Tiongkok. MG4 dibanderol dalam kisaran harga 80.000–120.000 yuan atau sekitar Rp170–260 jutaan. Kisaran ini menempatkannya sebagai penantang serius di segmen EV terjangkau yang sedang tumbuh pesat secara global.
Dari sisi performa, MG4 menawarkan motor listrik 120 kW dengan penggerak roda belakang. Ini berbeda dari BYD Dolphin yang memakai penggerak roda depan. Konfigurasi tersebut menjanjikan pengalaman berkendara yang lebih sporty dan responsif, terutama di medan jalan menanjak atau berbelok tajam. Hal ini menjadi nilai tambah yang membedakan MG4 dari para pesaing di kelasnya.
Secara dimensi, MG4 tampil lebih besar dengan ukuran 4.395 mm x 1.842 mm dan jarak sumbu roda 2.750 mm. Kabin lebih lapang dan bagasi lebih luas membuat mobil ini cocok untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. Di dalam kabin, MG4 juga membawa sistem infotainment MG×Oppo. Sistem ini memungkinkan integrasi ponsel pintar, perintah suara, kendali gestur, dan sinkronisasi aplikasi berbasis ekosistem Oppo.
Dari sisi tampilan, desain MG4 mengusung bahasa visual modern yang terinspirasi dari mobil sport listrik MG Cyberster. Lampu depan terpisah, emblem menyala, serta fascia depan bergaya tajam memberikan kesan futuristik. MG4 juga hadir dalam warna baru seperti Donglai Purple dan Qingbo Green yang menggunakan pigmen pearlescent kelas Eropa.
Produksi MG4 telah dimulai di fasilitas SAIC Nanjing. Dengan kombinasi teknologi mutakhir, desain stylish, dan harga kompetitif, MG menargetkan ekspansi pasar global yang agresif, termasuk Asia Tenggara dan Eropa. MG4 bukan hanya pesaing baru, tetapi juga simbol revolusi EV terjangkau yang mampu bersaing dengan raksasa industri seperti BYD.





Leave a Reply