manfredodicrescenzo – SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd., induk perusahaan Wuling di Indonesia. Baru-baru ini mendaftarkan merek baru bernama ‘Eksion’ di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Indonesia. Pendaftaran ini memicu spekulasi mengenai model baru yang akan diluncurkan, yang disebut-sebut sebagai penerus dari Wuling Almaz. Sebelumnya, model ini dikenal dengan nama Almaz Darion, yang memiliki kesamaan desain dengan Cortez Darion yang baru saja diluncurkan di Indonesia. Namun, pengembangan desain ini lebih mengarah pada gaya SUV yang cocok untuk menggantikan Almaz.
“Baca Juga: China Luncurkan Uji Coba Taksi Listrik Berganti Baterai”
Wuling Fokus pada MPV PHEV, Bukan SUV PHEV
Menanggapi pendaftaran merek ‘Eksion’, Brian Gomgom, Senior Manager Brand Communication Wuling Motors Indonesia, memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama Wuling adalah mengembangkan pasar MPV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). “Kami belum melihat potensi untuk SUV PHEV, karena pasar MPV PHEV masih sangat besar,” ujar Gomgom. Wuling saat ini tengah mengembangkan Cortez Darion sebagai MPV PHEV pertama di Indonesia. Yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan segmen mobil keluarga dengan teknologi PHEV.
Gomgom juga menjelaskan bahwa pasar MPV di Indonesia sangat besar, dengan pangsa pasar mencapai sekitar 30 persen. Oleh karena itu, Wuling memutuskan untuk meluncurkan Cortez Darion yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia.
Almaz Darion Hadir dalam Varian EV dan PHEV
Sebelumnya, Wuling Almaz Darion telah terdaftar di PDKI dengan dua varian. Yaitu Wuling Almaz Darion EV dan Wuling Almaz Darion PHEV. Mobil ini dibangun di atas platform modular D-Platform Tianyu dari SGMW, yang dirancang khusus untuk kendaraan energi baru. Almaz Darion memiliki dimensi panjang 4745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.753 mm, dan jarak sumbu roda 2.810 mm. Meskipun spesifikasi lengkap dan fitur detail masih belum diumumkan. Sudah dipastikan bahwa Almaz Darion akan hadir dalam varian EV dan PHEV.
Spesifikasi dan Jarak Tempuh Almaz Darion EV dan PHEV
Berdasarkan informasi yang ada, Almaz Darion EV dan PHEV akan dibekali dengan baterai Magic Battery Pro. Untuk varian EV, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 540 kilometer dalam sekali pengisian baterai penuh (berdasarkan pengujian CLTC). Sementara itu, varian PHEV dapat menempuh jarak 125 kilometer dengan mode full listrik, dan jika dikombinasikan dengan mesin bensin, mobil ini mampu melaju lebih dari 1.000 kilometer tanpa perlu pengisian bahan bakar.
Tenaga dan Performa Almaz Darion: EV vs. PHEV
Mengenai tenaga, Almaz Darion EV akan dilengkapi dengan motor listrik yang mampu menghasilkan 150 kW (sekitar 201 daya kuda), sedangkan varian PHEV sedikit lebih rendah, yaitu 145 kW (194 daya kuda). Meskipun varian PHEV sedikit lebih rendah dalam hal tenaga motor listrik, kombinasi dengan mesin bensin menjadikannya pilihan yang sangat efisien untuk jarak tempuh jauh. Kedua model ini diperkirakan akan menawarkan performa yang optimal, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jauh.
“Baca Juga: Mulai 2026 Sony Hentikan Support PlayStation 4″
Wuling Tanggapi Permintaan Pasar dan Tren Kendaraan Listrik
Dengan semakin berkembangnya tren kendaraan listrik dan plug-in hybrid, Wuling jelas melihat potensi besar di pasar Indonesia. Fokus mereka pada kendaraan MPV PHEV menunjukkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan isu lingkungan, namun tetap membutuhkan kenyamanan dan daya angkut besar untuk keluarga. Jika SUV PHEV seperti ‘Eksion’ diluncurkan di masa depan, Wuling mungkin berusaha menciptakan model yang mampu bersaing di segmen kendaraan listrik dengan desain dan fitur unggulan yang lebih sesuai dengan tren pasar.
Ke depan, Wuling diperkirakan akan terus mengembangkan kendaraan dengan teknologi ramah lingkungan, dengan fokus pada kendaraan listrik dan hybrid yang lebih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.





Leave a Reply