manfredodicrescenzo – Pada Rabu, di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto melantik Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Meski mendapat mandat baru, Angga menegaskan bahwa dirinya tetap menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi). Keputusan ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam memperkuat koordinasi komunikasi publik di tingkat nasional.
Dalam keterangannya usai pelantikan, Angga menilai kedua jabatan yang diembannya saling berkaitan. Menurutnya, fungsi utama Wamenkomdigi adalah mengoordinasikan lembaga penyiaran dan komunikasi publik. Hal itu sejalan dengan peran Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang fokus memperkuat strategi komunikasi negara. “Saya tetap menjabat sebagai Wamen Komdigi karena tugas di posisi ini masih terkait dengan komunikasi publik.
Langkah ini juga memperlihatkan bahwa pemerintah ingin mengintegrasikan pesan dan informasi publik agar lebih konsisten. Dengan komunikasi yang terarah, berharap dapat menjaga transparansi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan efektivitas kebijakan yang dijalankan. Dalam konteks saat ini, peran komunikasi publik menjadi semakin penting, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang mendorong masyarakat lebih cepat mengakses informasi.
Pelantikan Angga sekaligus menjadi sinyal bahwa bidang komunikasi akan menjadi salah satu fokus strategis dalam pemerintahan Prabowo. Dengan latar belakang dan pengalaman di Wamenkomdigi, Angga dianggap memiliki kapasitas untuk memastikan pesan dapat tersampaikan secara tepat dan akurat kepada publik. Selain itu, kolaborasi antara kementerian, lembaga penyiaran, serta aktor komunikasi publik lainnya diharapkan semakin kuat.
“Baca Juga: Saham Update Rekomendasi dan Peluang Investasi Terbaru“
ANGGA RAKA MERANGKAP WAMENKOMDIGI DAN KEPALA BADAN KOMUNIKASI PEMERINTAH
Menurut Angga, Badan Komunikasi Pemerintah bukan lembaga nonstruktural setingkat kementerian, sehingga tidak bertentangan dengan posisinya sebagai Wamenkomdigi. “Memang disebut setingkat kementerian, tetapi ini bukan kementerian, melainkan sebuah lembaga nonstruktural. Itulah sebabnya saya tetap menjabat sebagai Wamen Komdigi sekaligus merangkap sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Dengan struktur ini, Angga dapat mengintegrasikan fungsi komunikasi publik dan eksekusi program pemerintah.
Alasan Presiden Prabowo melantiknya sebagai kepala badan ini, menurut Angga, adalah untuk memperkuat fungsi koordinasi dan eksekusi komunikasi di seluruh pemerintah. Badan ini menggantikan Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) yang sebelumnya dipimpin Hasan Nasbi. “Kita perkuat komunikasi agar semua program-program Bapak Presiden tersampaikan, program pemerintah tersampaikan dengan baik kepada publik dan kita juga sebagai jembatan suara-suara publik yang ada di media,” tambahnya.
Fungsi utama Badan Komunikasi adalah memastikan pesan dan kebijakan eksekutif tersampaikan secara konsisten, jelas, dan tepat waktu kepada masyarakat. Posisi ini juga mengawasi koordinasi antar lembaga penyiaran dan komunikasi publik, serta menampung aspirasi publik yang berkembang di media digital maupun tradisional.
“Baca Juga: Pajak 2025 Naik, Target Penerimaan Jadi Rp2.189 Triliun“
Dengan merangkap jabatan ini, Angga diharapkan mampu memadukan strategi komunikasi pemerintah dengan pelaksanaan program, sehingga tidak terjadi disinformasi atau miskomunikasi antar lembaga. Pengalaman Angga sebagai Wamenkomdigi diyakini mempermudah integrasi fungsi koordinasi dan eksekusi komunikasi, sekaligus memperkuat posisi pemerintah di mata publik.





Leave a Reply