manfredodicrescenzo – Kejutan datang dari Xiaomi saat memperkenalkan edisi khusus Leica Leitzphone di Indonesia pada Selasa, 3 Maret. Perangkat ini diluncurkan bersamaan dengan lini flagship Xiaomi 17 Series yang menjadi fokus utama perusahaan tahun ini. Kehadiran Leitzphone langsung menarik perhatian karena membawa pendekatan berbeda dibandingkan smartphone flagship pada umumnya.
“Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Trump Lindungi Kapal”
Sekilas, perangkat ini memang terlihat mirip dengan Xiaomi 17 Ultra yang juga diposisikan sebagai ponsel dengan kemampuan kamera kelas atas. Namun di balik kemiripan tersebut, Leitzphone menawarkan karakter yang jauh lebih klasik dan fotografis. Identitas ini muncul dari kolaborasi erat dengan Leica yang dikenal sebagai salah satu produsen kamera legendaris dunia.
Leica Leitzphone sebenarnya merupakan versi dari Xiaomi 17 Ultra Leica Edition yang sebelumnya hanya dijual secara eksklusif di China. Xiaomi membawa perangkat ini ke pasar Indonesia sebagai bagian dari strategi memperluas kolaborasi dengan Leica. Kolaborasi ini disebut sebagai proyek co-development yang berfokus pada pendekatan fotografi klasik khas Leica.
Desain Leica Leitzphone Menonjolkan Identitas Kamera Klasik
Perbedaan paling mencolok antara Xiaomi 17 Ultra dan Leica Leitzphone terlihat pada bahasa desain perangkat. Leitzphone dirancang untuk menghadirkan nuansa kamera klasik Leica dalam bentuk smartphone modern.
Perangkat ini menggunakan bodi aluminium alloy dengan lapisan nickel-anodized yang memberikan tampilan premium. Xiaomi hanya menyediakan satu pilihan warna hitam pekat yang memperkuat kesan elegan dan minimalis. Konfigurasi perangkat juga dibuat eksklusif. Leica Leitzphone hanya tersedia dalam satu varian memori dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB.
Elemen desain paling ikonik adalah kehadiran Leica Camera Ring. Dial fisik dengan tekstur knurling ini memberikan sensasi seperti memutar cincin lensa kamera profesional. Kehadiran elemen ini bukan sekadar dekorasi, melainkan bagian dari identitas fotografi perangkat tersebut. Desain tersebut juga menjadi simbol perayaan 100 tahun Leica. Karena itu, Leitzphone tidak hanya diposisikan sebagai smartphone flagship, tetapi juga perangkat koleksi dengan nilai historis bagi penggemar fotografi.
Antarmuka Kamera Dirancang Khusus oleh Leica
Selain desain, pengalaman fotografi pada Leica Leitzphone juga diperkuat melalui perangkat lunak yang dikembangkan bersama Leica. Antarmuka kamera telah disesuaikan untuk memberikan pengalaman fotografi yang lebih artistik. Salah satu fitur utama adalah Leica Essential Mode. Mode ini memungkinkan pengguna mereproduksi karakter gambar kamera klasik Leica seperti Leica M9 dan Leica M3.
Xiaomi juga menyertakan gaya film MONOPAN 50 yang terinspirasi dari fotografi analog. Pendekatan ini memberikan nuansa gambar yang lebih emosional dan berbeda dibandingkan kamera smartphone modern. Pengaturan kamera dirancang agar mudah digunakan oleh fotografer kasual maupun profesional. Sistem ini tetap mempertahankan karakter khas Leica yang menekankan estetika dan kedalaman gambar.
Spesifikasi Kamera dan Layar Kelas Flagship
Walaupun membawa desain berbeda, spesifikasi inti Leica Leitzphone pada dasarnya sama dengan Xiaomi 17 Ultra. Perangkat ini dilengkapi sistem kamera kelas flagship dengan sensor besar. Kamera utamanya menggunakan sensor 50 megapiksel berukuran satu inci Light Fusion 1050L. Sensor ini didukung teknologi LOFIC HDR untuk meningkatkan rentang dinamis gambar. Selain kamera utama, perangkat ini memiliki kamera telefoto 200 megapiksel dengan sensor 1/1.4 inci. Kamera ultra-wide 50 megapiksel juga disertakan dengan sudut pandang 115 derajat. Untuk kebutuhan swafoto dan video call, Xiaomi menyematkan kamera depan 50 megapiksel.
Di sektor layar, Leitzphone menggunakan panel LTPO berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1200 x 2608 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz serta teknologi HyperRGB dengan RGB stripe penuh. Tingkat kecerahan maksimal layar mencapai 3.500 nits. Bagian depan perangkat dilindungi oleh Shield Glass 3.0 untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan.
“Baca Juga: Developer Tarkov Perbarui Sistem Matchmaking”
Performa Snapdragon 8 Elite dan Harga di Indonesia
Leica Leitzphone ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dirancang untuk memberikan performa tinggi pada perangkat flagship. Prosesor ini mendukung berbagai kebutuhan komputasi berat termasuk pemrosesan fotografi dan video. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh. Kapasitas tersebut sedikit lebih kecil dibandingkan versi China yang mencapai 6.800 mAh.
Xiaomi melengkapi perangkat ini dengan teknologi pengisian cepat 90W HyperCharger. Selain itu tersedia pengisian daya nirkabel 50W wireless HyperCharger. Dengan kombinasi desain klasik Leica, kamera sensor besar, dan spesifikasi flagship, Leica Leitzphone hadir sebagai smartphone yang menekankan pengalaman fotografi yang lebih emosional.
Jika Xiaomi 17 Ultra menyasar kreator konten dan fotografer mobile modern, Leica Leitzphone ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman fotografi yang lebih mendekati kamera sungguhan. Di Indonesia, Leica Leitzphone dibanderol dengan harga Rp 29.999.000. Xiaomi belum mengumumkan tanggal penjualan resmi, namun informasi peluncuran akan disampaikan melalui akun media sosial perusahaan.





Leave a Reply