manfredodicrescenzo – Xiaomi memperkenalkan tablet murah baru bernama Redmi Pad 2 SE di pasar China. Perangkat ini menjadi penerus Redmi Pad SE generasi pertama yang rilis pada 2023. Xiaomi kembali menargetkan segmen tablet terjangkau.
Secara penamaan, produk ini jelas melanjutkan lini populer sebelumnya. Namun spesifikasi baru membawa perubahan cukup menarik. Beberapa sisi meningkat, sementara bagian lain justru diturunkan.
“Baca Juga: Huawei AI Glasses Hadir Bawa Material Titanium”
Strategi seperti ini umum di kelas harga murah. Produsen mencoba menekan biaya sambil menambah fitur tertentu yang lebih penting. Redmi Pad 2 SE terlihat memakai pendekatan serupa.
Pasar tablet murah kini semakin kompetitif. Banyak pengguna mencari perangkat untuk belajar, hiburan, dan kerja ringan. Karena itu, keseimbangan fitur menjadi kunci utama.
Dengan harga agresif, Redmi Pad 2 SE berpotensi menarik banyak perhatian. Terutama bagi pengguna yang tidak membutuhkan tablet premium mahal.
Layar Lebih Kecil Tapi Kini 2K dan 120Hz
Perubahan paling terlihat ada pada ukuran layar. Jika generasi sebelumnya memakai panel 11 inci, kini ukurannya menjadi 9,7 inci. Ini berarti perangkat lebih ringkas dan mudah dibawa.
Meski lebih kecil, kualitas layar justru meningkat. Resolusinya kini mencapai 2K atau 2048 x 1280 piksel. Hasil tampilan diperkirakan jauh lebih tajam.
Refresh rate juga naik menjadi 120Hz. Navigasi dan animasi akan terasa lebih mulus dibanding model lama. Ini peningkatan menarik di kelas tablet murah.
Sebagai perbandingan, Redmi Pad SE generasi pertama memakai resolusi Full HD. Refresh rate sebelumnya juga hanya 90Hz. Jadi peningkatan visual cukup signifikan.
Ukuran layar lebih kecil bisa menjadi kelebihan bagi sebagian pengguna. Tablet terasa lebih nyaman dipakai satu tangan atau dibawa bepergian. Tidak semua orang menginginkan layar besar.
Secara keseluruhan, Xiaomi tampaknya memilih kualitas di atas ukuran. Langkah ini cukup cerdas untuk pasar modern.
Baterai Sedikit Turun, Performa Tetap Efisien
Dampak dari bodi lebih ringkas terlihat pada baterai. Redmi Pad 2 SE membawa kapasitas 7.600mAh. Angka ini sedikit turun dari generasi lama yang memakai 8.000mAh.
Meski turun, kapasitas tersebut masih tergolong besar. Untuk penggunaan harian seperti video dan browsing, daya tahan seharusnya tetap baik. Apalagi layar lebih kecil bisa membantu efisiensi.
Pengisian daya masih memakai 18W. Kecepatan ini tidak istimewa, tetapi cukup wajar di kelas harga terjangkau. Fokus utama tampaknya ada pada kestabilan biaya produksi.
Untuk dapur pacu, perangkat ditenagai Snapdragon 6s Gen 2. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 6nm. Efisiensi daya dan performa harian menjadi nilai utamanya.
RAM yang dipakai adalah LPDDR4X dengan penyimpanan UFS 2.2. Kombinasi ini cukup layak untuk tablet murah modern. Kinerja aplikasi ringan seharusnya lancar.
Xiaomi tampaknya mengutamakan keseimbangan performa dan harga. Strategi itu sering berhasil di segmen entry-level.
Hanya Satu Varian, Tapi Ada Slot microSD dan 4G
Redmi Pad 2 SE hadir dalam satu konfigurasi memori. Versi yang tersedia memakai RAM 6GB dan storage 128GB. Untuk banyak pengguna, kapasitas ini sudah cukup memadai.
Menariknya, tablet tetap menyediakan slot microSD. Pengguna bisa menambah ruang penyimpanan dengan mudah. Ini penting untuk file video, dokumen, atau game.
Lebih menarik lagi, perangkat juga memiliki slot SIM. Artinya tersedia dukungan jaringan 4G pada varian tertentu. Fitur ini memberi fleksibilitas tinggi saat bepergian.
Selain seluler, konektivitas lain juga cukup lengkap. Tablet mendukung Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0. Standar tersebut masih relevan untuk penggunaan umum.
Tidak semua tablet murah menyediakan opsi seluler. Karena itu, kehadiran model 4G bisa menjadi daya tarik besar. Cocok bagi pengguna mobile.
Konektivitas fleksibel sering menjadi alasan pembelian utama. Xiaomi tampaknya memahami kebutuhan tersebut.
“Baca Juga: Replaced Developer Tegaskan Tak Gunakan AI”
Bodi Metal, Quad Speaker, Harga Mulai Rp2,7 Jutaan
Dari sisi desain, Redmi Pad 2 SE memakai metal unibody. Material ini memberi kesan lebih premium dan kokoh. Jarang ada tablet murah dengan finishing seperti ini.
Ketebalan bodi hanya 7,4 mm dengan bobot sekitar 400 gram. Angka tersebut cukup nyaman untuk dibawa harian. Tablet terasa ringkas dan modern.
Untuk audio, Xiaomi menyematkan quad-speaker stereo. Pengalaman menonton video dan bermain game tentu lebih baik. Jack audio 3,5 mm juga masih tersedia.
Di China, versi Wi-Fi only dijual seharga 1.099 yuan atau sekitar Rp2,7 jutaan. Sementara versi 4G dibanderol 1.399 yuan atau sekitar Rp3,5 jutaan. Harga ini tergolong kompetitif.
Dengan layar 2K 120Hz, bodi metal, dan speaker lengkap, nilai produknya cukup kuat. Redmi Pad 2 SE terlihat menarik untuk kelas entry-level.
Jika masuk pasar global dengan harga serupa, tablet ini berpotensi laris. Xiaomi kembali agresif di segmen terjangkau.





Leave a Reply