manfredodicrescenzo – Menjelang akhir tahun 2025, komunitas Escape from Tarkov dibuat panik setelah muncul laporan akun pemain yang tiba-tiba terhapus atau mengalami perubahan drastis tanpa alasan jelas. Kejadian ini ramai dibicarakan di media sosial, terutama setelah sejumlah tokoh ternama di komunitas melaporkan bahwa akun mereka mengalami account wipe secara misterius.
“Baca Juga: Sutradara Indonesia Garap Film Live-Action Sleeping Dogs”
Fenomena tersebut langsung memicu dugaan adanya serangan hacker yang menargetkan sistem backend game. Kekhawatiran semakin membesar karena insiden ini tidak terjadi pada satu akun saja, melainkan dialami oleh beberapa pemain dengan progres tinggi.
Insiden Terjadi Secara Live di Streaming
Situasi semakin menghebohkan ketika beberapa streamer terkenal mengalami kejadian tersebut secara langsung saat melakukan siaran. Salah satu yang paling disorot adalah Dr Lupo, yang melaporkan bahwa akunnya terhapus ketika sedang live streaming.
Tak lama setelah laporan itu viral, kepala studio Battlestate Games, Nikita Buyanov, memberikan respons singkat melalui kolom komentar media sosial. Ia menyatakan bahwa timnya telah mengambil langkah awal dan sedang melakukan investigasi internal untuk menelusuri penyebab masalah tersebut.
Dugaan Celah Keamanan dan 2FA Ditembus
Berdasarkan temuan sementara dari komunitas, insiden ini diduga berasal dari sebuah celah keamanan yang memungkinkan pihak tertentu mengakses dan me-reset akun pemain. Target utamanya disebut-sebut adalah akun dengan progres tinggi atau akun milik figur publik di komunitas.
Hal yang paling mengkhawatirkan adalah laporan bahwa sistem two-factor authentication atau 2FA dapat dilewati. Padahal, 2FA selama ini dianggap sebagai lapisan perlindungan paling aman bagi akun pemain. Awalnya, masalah ini sempat dikaitkan dengan Escape from Tarkov: Arena, namun bukti terbaru menyebutkan dugaan tersebut tidak akurat.
Akun Kembali ke Awal dan Indikasi Akses Pihak Ketiga
Sejumlah konten kreator lain turut mengonfirmasi dampak insiden ini. Salah satu di antaranya menyebut bahwa akunnya kembali ke kondisi awal, bahkan disertai perubahan foto profil yang bersifat provokatif. Hal ini memperkuat dugaan adanya akses dari pihak ketiga yang tidak berwenang.
Kejadian ini juga mengingatkan pemain pada insiden Agustus 2024, ketika gangguan teknis backend menyebabkan puluhan ribu profil pemain terhapus secara permanen. Trauma lama tersebut membuat komunitas semakin sensitif terhadap isu keamanan akun.
“Baca Juga: Kripto 2025: Total Dana Dicuri Tembus Rp45,2 T”
Terjadi di Tengah Kampanye Twitch Drops
Situasi menjadi semakin pelik karena insiden ini terjadi di tengah kampanye Twitch Drops besar-besaran yang sedang berlangsung. Kampanye tersebut memberikan banyak loot bagi pemain aktif, sehingga kehilangan progres di fase penting terasa seperti pukulan ganda bagi korban yang terdampak.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa serangan ini hanya menyasar beberapa tokoh terkemuka di komunitas Tarkov. Terkait motifnya, muncul dugaan bahwa pelaku ingin menunjukkan betapa rentannya sistem keamanan game, terutama setelah adanya kewajiban menghubungkan akun Escape from Tarkov dengan akun Steam untuk memainkan versi full release.
Hingga saat ini, Battlestate Games masih melakukan investigasi lebih lanjut dan belum memberikan penjelasan resmi mengenai skala serta dampak penuh dari insiden tersebut.





Leave a Reply