manfredodicrescenzo – Rumor mengenai Assassin’s Creed Hexe kembali ramai dibicarakan setelah muncul klaim soal kembalinya Ezio Auditore da Firenze. Informasi tersebut langsung memicu antusiasme besar dari penggemar lama franchise Assassin’s Creed.
Meski Ubisoft sebelumnya sudah memberi gambaran bahwa Hexe diperkirakan rilis sekitar akhir 2027, detail resmi game ini masih sangat minim. Sebagian besar informasi yang beredar hingga sekarang masih berasal dari rumor dan bocoran komunitas.
“Baca Juga: Dead Space 4 Diklaim Tak Cocok dengan Pasar Sekarang”
Situasi tersebut semakin diperumit setelah muncul laporan mengenai keluarnya game director dan sekitar 50 developer dari proyek Hexe. Karena itu, banyak pemain kini lebih bergantung pada bocoran dan informasi tidak resmi untuk mengetahui arah pengembangan game tersebut.
Kembalinya Ezio menjadi rumor yang sangat menarik karena karakter tersebut masih dianggap sebagai protagonis paling ikonik dalam sejarah franchise Assassin’s Creed. Banyak penggemar lama masih menganggap era Ezio sebagai puncak popularitas seri tersebut.
Leaker Sebut Protagonis Hexe Bernama Anika
Informasi terbaru berasal dari berbagai posting media sosial dan forum seperti Reddit. Rumor tersebut mengutip leaker Ubisoft bernama Rogue yang sebelumnya sempat membocorkan detail mengenai Far Cry dan XDefiant.
Menurut bocoran tersebut, protagonis utama Assassin’s Creed Hexe bukan bernama Elsa seperti rumor sebelumnya. Karakter utama disebut sebenarnya bernama Anika, sementara nama Elsa hanya digunakan sebagai placeholder selama tahap pengembangan awal.
Rumor itu juga menyebut Anika memiliki hubungan langsung dengan keluarga Auditore. Ia diklaim merupakan keturunan Claudia Auditore, saudari Ezio yang pertama kali muncul di Assassin’s Creed II.
Hubungan tersebut langsung memunculkan teori bahwa Hexe akan membawa kembali elemen warisan keluarga Auditore ke dalam cerita utama. Jika benar, langkah tersebut bisa menjadi salah satu bentuk nostalgia terbesar dalam franchise modern Assassin’s Creed.
Ezio Diklaim Akan Menjadi Mentor Dalam Hexe
Rumor paling besar dari bocoran tersebut adalah klaim bahwa Ezio akan kembali dalam Hexe. Rogue bahkan menyebut Ezio “100 persen akan kembali” dan berperan membimbing Anika sepanjang cerita.
Informasi ini langsung membuat komunitas mempertanyakan bagaimana Ubisoft akan menjelaskan kemunculan Ezio dalam timeline game. Assassin’s Creed Hexe sendiri disebut mengambil latar era perburuan penyihir di Jerman, jauh setelah kematian Ezio.
Secara historis, periode tersebut terjadi lebih dari satu abad setelah akhir hidup Ezio Auditore. Karena itu, banyak pemain mulai mencari kemungkinan penjelasan dalam lore Assassin’s Creed yang terkenal sering menggunakan elemen fiksi ilmiah dan teknologi Isu.
Meski terdengar tidak masuk akal secara timeline, franchise Assassin’s Creed memang beberapa kali menghadirkan karakter lintas waktu melalui metode tertentu. Faktor itulah yang membuat sebagian penggemar tetap menganggap rumor ini mungkin terjadi.
Komunitas Mulai Bahas Teori Animus dan Artefak Isu
Komunitas Assassin’s Creed kini mulai membangun berbagai teori mengenai kemungkinan kemunculan Ezio. Sebagian pemain menduga karakter tersebut dapat muncul melalui visi, glitch Animus, atau teknologi artefak Isu.
Franchise Assassin’s Creed memang memiliki sejarah panjang menggunakan elemen supernatural dan teknologi kuno sebagai penjelasan cerita. Dalam Assassin’s Creed Revelations, misalnya, Altair sempat muncul secara spiritual kepada Ezio.
Selain itu, Kassandra di Assassin’s Creed Odyssey juga mampu hidup selama ribuan tahun berkat artefak Isu. Karena itu, komunitas merasa Ubisoft masih memiliki banyak cara untuk menghadirkan kembali Ezio tanpa benar-benar mengubah timeline sejarah.
Kematian Ezio sendiri sebelumnya sudah diperlihatkan dalam film animasi pendek Assassin’s Creed: Embers. Hal tersebut membuat sebagian pemain yakin kemunculan baru Ezio kemungkinan tidak akan bersifat fisik sepenuhnya.
“Baca Juga: SSD di Korea Selatan Alami Lonjakan Harga Tajam”
Ubisoft Belum Beri Konfirmasi Resmi
Untuk saat ini, seluruh informasi mengenai Assassin’s Creed Hexe masih sebatas rumor dan bocoran komunitas. Ubisoft belum memberikan konfirmasi resmi terkait detail cerita maupun karakter dalam game tersebut.
Meski begitu, rumor tentang Ezio langsung berhasil membangkitkan antusiasme besar dari penggemar lama. Banyak pemain percaya Ubisoft mungkin memang sedang mencoba memainkan kartu nostalgia untuk menghidupkan kembali minat terhadap franchise Assassin’s Creed.
Hexe sendiri disebut akan membawa nuansa yang lebih gelap dan supernatural dibanding seri sebelumnya. Latar era perburuan penyihir di Jerman juga membuat game ini dianggap memiliki potensi atmosfer horor yang lebih kuat.
Jika rumor kembalinya Ezio benar terjadi, Assassin’s Creed Hexe bisa menjadi salah satu proyek paling ambisius Ubisoft dalam beberapa tahun terakhir. Namun sampai ada pengumuman resmi, seluruh klaim tersebut masih harus diperlakukan sebagai spekulasi komunitas semata.





Leave a Reply