manfredodicrescenzo – Dokumen yang dipublikasikan di situs Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap aliran dana dari Jeffrey Epstein. Berkas tersebut dirilis oleh Federal Bureau of Investigation. Analisis transfer dana menunjukkan Epstein mendanai Friends of the Israel Defense Forces. Organisasi itu menggalang dana bagi tentara aktif dan veteran Israel. Selain itu, Epstein juga disebut menyalurkan dana ke Jewish National Fund.
“Baca Juga: Pemilu Thailand Diprediksi Dimenangkan Partai Charnvirakul”
Peran FIDF dan Aktivitas di Israel
Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) menyatakan organisasinya mendukung kesejahteraan tentara tempur Israel melalui berbagai program bantuan. FIDF mengklaim upaya tersebut membantu mengurangi tekanan finansial yang dihadapi para prajurit dan keluarga mereka. Salah satu programnya memungkinkan donatur untuk “mengadopsi brigade” tertentu sebagai bentuk dukungan langsung. Laporan Page Six pada 2008 menyebut Jeffrey Epstein mengunjungi pangkalan militer di Israel bersama Benny Shabtai, tokoh yang memiliki peran penting di FIDF. Dalam laporan yang sama, Epstein juga disebut bertemu sejumlah ilmuwan Israel saat perayaan Paskah. Informasi ini kembali menarik perhatian publik seiring munculnya dokumen-dokumen baru yang menelusuri jaringan relasi Epstein di berbagai negara.
Tuduhan Keterkaitan dengan Ehud Barak
Dokumen yang dilansir Middle East Eye menyebut Jeffrey Epstein memiliki hubungan dengan Ehud Barak. Barak pernah menjabat sebagai perdana menteri Israel pada periode 1999–2001 dan kemudian mengemban posisi menteri pertahanan pada 2007–2013. Dokumen tersebut menunjukkan bahwa Epstein menjalin kemitraan bisnis dengan Barak pada 2015. Kerja sama itu berkaitan dengan pendanaan perusahaan teknologi keamanan Reporty Homeland Security, yang kini beroperasi dengan nama Carbyne. Berkas yang dirilis juga mencatat nama Barak muncul ribuan kali dalam dokumen terkait Epstein. Temuan ini memicu sorotan luas dan pertanyaan publik mengenai sejauh mana hubungan profesional maupun personal antara keduanya, meski tidak seluruh kemunculan nama tersebut secara langsung menunjukkan keterlibatan dalam aktivitas ilegal.
Rincian Hubungan Bisnis dan Politik
Berkas menunjukkan Epstein memberi saran kepada Barak terkait perusahaan teknologi Palantir. Ia juga diduga membahas posisi untuk Lord Peter Mandelson. Selain itu, terdapat pembahasan biaya konsultasi untuk Tony Blair. Epstein disebut memiliki jaringan luas di kalangan tokoh internasional. Memo FBI pada Juli 2025 menyatakan lebih dari 1.000 korban teridentifikasi. Korban berasal dari berbagai negara, termasuk AS dan Inggris.
“Baca Juga: LiteBox Jadi OS Open Source Terbaru dari Microsoft”
Reaksi Netanyahu dan Konteks Politik
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi isu tersebut melalui platform X. Ia menyatakan hubungan Epstein dengan Barak tidak membuktikan keterlibatan negara Israel. Netanyahu menuding Barak berupaya melemahkan pemerintahan terpilih. Pernyataan itu memperlihatkan ketegangan politik domestik. Publikasi dokumen FBI kembali menyoroti jaringan Epstein. Kasus ini tetap menjadi perhatian internasional terkait transparansi dan akuntabilitas.





Leave a Reply