manfredodicrescenzo – Epic Games menghadapi hambatan baru dari Apple untuk merilis Fortnite di iOS Jepang pada 2025. Setelah kemenangan hukum di Amerika Serikat, tantangan kini bergeser ke pasar Asia. Masalah ini muncul meskipun Epic Games sebelumnya berhasil menembus pembatasan Apple di AS melalui pengadilan federal. CEO Epic Games, Tim Sweeney, menyatakan bahwa Apple kembali menggunakan taktik yang sebelumnya dinyatakan ilegal oleh pengadilan AS, menghalangi Fortnite masuk ke pasar Jepang.
“Baca Juga: Nvidia Dikabarkan Kurangi Produksi RTX 50 Series di 2026″
Apple Terapkan Biaya dan Pembatasan Baru
Menurut pengakuan Tim Sweeney melalui akun Twitter, Apple meminta bayaran sebesar 21% untuk setiap transaksi dalam aplikasi pihak ketiga. Selain itu, setiap pembelian di website Fortnite juga dikenakan biaya tambahan sebesar 15%. Apple dilaporkan menerapkan peringatan anti-kompetitif di layar perangkat iOS, memberi informasi yang menyesatkan bahwa keamanan dan privasi pengguna bisa terancam jika menggunakan aplikasi pesaing. Sweeney menilai langkah ini disengaja untuk membatasi akses Epic Games Store dan menghambat rilis Fortnite di Jepang.
Tidak hanya itu, Apple juga dikabarkan meminta potongan 5% dari seluruh keuntungan yang dihasilkan oleh toko digital pesaing, termasuk Epic Games Store. Selain memotong keuntungan, Apple ingin memantau seluruh transaksi dengan memaksa Epic memasang program pelaporan milik Apple. Kombinasi biaya tinggi dan pemantauan ketat ini membuat rencana rilis Fortnite di iOS Jepang semakin kompleks dan sulit diwujudkan.
Epic Games Siapkan Laporan ke Otoritas Jepang
Untuk melawan praktik Apple yang dianggap anti-kompetitif, Epic Games berencana melaporkan masalah ini ke Japanese Fair Trade Commission. Lembaga ini bertugas mengawasi keadilan perdagangan di Jepang, termasuk praktik bisnis digital dan aplikasi mobile. Epic berharap proses di Jepang bisa lebih cepat dibandingkan kasus di Amerika Serikat. Tim Sweeney menyatakan, tujuan laporan ini adalah agar Fortnite dapat segera hadir di iOS Jepang tanpa hambatan biaya atau pembatasan yang merugikan pemain.
Dampak pada Pasar iOS Jepang dan Pemain
Hambatan ini berpotensi menunda akses jutaan pemain Fortnite di Jepang. iOS merupakan platform besar bagi game mobile, dan keterlambatan rilis bisa mengurangi potensi pendapatan Epic Games di wilayah ini. Selain itu, strategi Apple yang meminta biaya tambahan dan mengontrol transaksi dianggap bisa membatasi inovasi dalam ekosistem aplikasi. Para pengguna iOS di Jepang mungkin menghadapi pilihan terbatas antara menggunakan Apple App Store atau kehilangan akses ke game populer seperti Fortnite.
Situasi ini juga mencerminkan ketegangan global antara pengembang game dan raksasa teknologi. Sementara Epic berupaya mempertahankan prinsip persaingan yang adil, Apple menekankan kontrol atas ekosistemnya dan keamanan pengguna. Konflik semacam ini kerap memengaruhi regulasi di berbagai negara, terutama terkait praktik monopoli dan persaingan di pasar digital.
“Baca Juga: Ayaneo Pocket Play Hadir dengan Kontroler Fisik ala Konsol”
Pandangan ke Depan untuk Fortnite di Jepang
Epic Games harus menyeimbangkan strategi hukum dan komunikasi dengan pengguna agar rencana rilis Fortnite di Jepang dapat berjalan. Melaporkan Apple ke Japanese Fair Trade Commission menjadi langkah penting untuk memastikan proses hukum dan persaingan yang adil. Jika berhasil, Epic dapat membuka pasar iOS Jepang tanpa terikat biaya berlebihan dan pembatasan transaksi. Sementara itu, pemain di Jepang harus bersabar menunggu Fortnite tersedia secara resmi, sambil memperhatikan perkembangan sengketa hukum antara Epic dan Apple.





Leave a Reply