manfredodicrescenzo – Konami akhirnya memperlihatkan gameplay terbaru dari Castlevania: Belmont’s Curse. Pengungkapan ini dilakukan dalam ajang Triple-i Initiative Showcase pada 9 April 2026. Game ini sebelumnya diumumkan dalam PlayStation State of Play pada Februari lalu. Setelah cukup lama tanpa pembaruan, video gameplay terbaru langsung menarik perhatian penggemar. Konami menampilkan pendekatan klasik yang mengingatkan pada seri lama. Kehadiran gameplay ini memperkuat ekspektasi terhadap proyek tersebut. Fans lama dan pemain baru sama-sama menyambut antusias. Game ini menjadi salah satu sorotan utama dalam event tersebut.
“Baca Juga: 007 First Light Switch 2 Tunda Jadwal Rilis”
Gameplay Metroidvania 2D Klasik Kembali Dihadirkan
Dalam trailer terbaru, game ini mengusung gaya side-scrolling klasik. Pendekatan ini identik dengan akar seri Castlevania terdahulu. Belmont’s Curse tetap mempertahankan elemen metroidvania yang kuat. Pemain akan menjelajahi area luas dengan mekanik eksplorasi mendalam. Selain itu, sistem pertarungan dirancang cepat dan responsif. Aksi dalam game terlihat dinamis dengan berbagai kemampuan karakter. Elemen eksplorasi dan pertarungan menjadi fokus utama gameplay. Pendekatan ini menjaga identitas klasik franchise. Konami tampaknya ingin menggabungkan nostalgia dan inovasi.
Protagonis Baru dari Keturunan Belmont dan Sypha
Game ini menghadirkan protagonis baru dalam garis keturunan Belmont. Karakter utama merupakan anak dari Trevor Belmont dan Sypha Belnades. Kedua tokoh tersebut dikenal sebagai karakter penting dalam seri sebelumnya. Latar cerita mengambil waktu setelah Castlevania: Dracula’s Curse. Game klasik tersebut dirilis pada 1989 untuk NES. Belmont’s Curse mengambil setting 23 tahun setelah peristiwa tersebut. Kehadiran karakter baru membuka peluang cerita yang segar. Namun, koneksi dengan karakter lama tetap dipertahankan. Pendekatan ini memperkuat kesinambungan lore franchise.
Latar Paris 1499 Perkaya Atmosfer Cerita
Konami juga mengungkap latar cerita game ini. Belmont’s Curse mengambil setting di Paris pada tahun 1499. Pilihan lokasi ini memberikan nuansa baru dalam seri Castlevania. Atmosfer kota tua Eropa menambah kesan gelap dan misterius. Latar waktu tersebut juga memperkaya elemen sejarah dalam game. Pemain akan menjelajahi lingkungan dengan desain artistik khas. Detail visual tampak dirancang untuk mendukung suasana gothic. Penggunaan setting ini memperkuat identitas naratif game. Cerita diharapkan menjadi salah satu daya tarik utama.
“Baca Juga: Komdigi Ajak Gamedev Diskusi IGRS di Forum Terbuka”
Bagian Perayaan 40 Tahun Franchise Castlevania
Belmont’s Curse diposisikan sebagai bagian dari perayaan 40 tahun franchise Castlevania. Seri ini pertama kali debut pada 1986 dan menjadi pelopor genre metroidvania. Game baru ini bukan sekadar proyek biasa. Konami menghadirkannya sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan panjang franchise. Hingga kini, tanggal rilis resmi masih belum diumumkan. Namun, game ini diperkirakan meluncur pada 2026. Momentum perayaan 40 tahun menjadi waktu yang ideal untuk perilisan. Belmont’s Curse menjadi salah satu rilisan yang paling dinantikan. Penggemar berharap game ini mampu menghidupkan kembali kejayaan seri klasik tersebut.





Leave a Reply