manfredodicrescenzo – Proyek trilogi remake Final Fantasy VII menjadi salah satu rilisan paling dinantikan. Antusiasme datang dari gamer lama maupun generasi baru.
Namun, data terbaru menunjukkan dominasi pemain dari kelompok usia tertentu. Analis industri Mat Piscatella mengungkapkan temuan berdasarkan data Circana.
“Baca Juga: Capcom Pilih Tanpa AI Generatif untuk Aset Game”
Sebanyak 62 persen pemain Final Fantasy VII Rebirth di Amerika Serikat berusia 35 tahun ke atas. Angka ini menunjukkan dominasi kuat dari pemain senior.
Jika digabung dengan kelompok usia 30–34 tahun, totalnya mencapai 77 persen. Artinya, hampir 80 persen pemain berasal dari usia di atas 30 tahun.
Gamer Muda Masih Minim dalam Basis Pemain
Sementara itu, pemain berusia di bawah 30 tahun hanya sekitar 23 persen. Angka ini menunjukkan kesenjangan generasi dalam basis pemain.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai daya tarik franchise bagi gamer muda. Final Fantasy tampaknya masih lebih kuat di kalangan pemain lama.
Fenomena ini mencerminkan loyalitas tinggi dari penggemar lama. Namun, sekaligus menunjukkan tantangan dalam menjangkau audiens baru.
Perubahan tren bermain dan preferensi generasi muda turut memengaruhi situasi ini.
Naoki Yoshida Sebut Masalah Ini Terjadi di Seluruh Seri
Naoki Yoshida, atau Yoshi-P, menilai fenomena ini tidak hanya terjadi pada FFVII Rebirth. Ia menyebut kondisi ini berlaku pada seluruh seri Final Fantasy.
Menurutnya, gamer baru belum memiliki kesempatan untuk terhubung dengan seri tersebut. Hal ini berkaitan dengan pola rilis dan pendekatan pengembangan.
Yoshida menekankan pentingnya membangun koneksi dengan generasi baru. Tanpa itu, pertumbuhan franchise dapat terhambat.
Pernyataan ini memperkuat kekhawatiran mengenai masa depan seri JRPG klasik.
Final Fantasy XVI Lebih Menargetkan Penggemar Lama
Contoh lain terlihat pada Final Fantasy XVI yang dirilis pada 2023. Game tersebut lebih difokuskan pada penggemar lama.
Pendekatan ini membuat seri tetap relevan bagi basis pemain setia. Namun, daya tarik terhadap pemain baru menjadi terbatas.
Strategi ini menunjukkan prioritas pada loyalitas dibanding ekspansi audiens. Hal ini menjadi dilema dalam pengembangan franchise panjang.
Square Enix perlu menyeimbangkan kedua aspek tersebut untuk menjaga pertumbuhan.
“Baca Juga: WhatsApp Hadirkan Guest Chat Tanpa Perlu Login”
Trilogi Remake FFVII Menuju Penutup pada 2027
Final Fantasy VII Remake pertama kali dirilis pada 2020. Game ini mendapat sambutan hangat dari penggemar lama.
Proyek ini dirancang sebagai trilogi dengan cerita yang diperluas. Bagian kedua telah dirilis, sementara bagian ketiga masih dalam pengembangan.
Part terakhir direncanakan meluncur pada 2027. Waktu tersebut bertepatan dengan perayaan 30 tahun Final Fantasy VII sejak rilis original 1997.
Dengan momentum tersebut, Square Enix diharapkan dapat menarik lebih banyak pemain baru. Masa depan seri ini akan sangat ditentukan oleh keberhasilan menjangkau generasi berikutnya.





Leave a Reply