manfredodicrescenzo – Quantic Dream resmi menghentikan pengembangan Spellcasters Chronicles dan akan menutup server game tersebut dalam waktu dekat. Pengumuman ini disampaikan langsung melalui media sosial resmi studio asal Prancis tersebut.
Menurut Quantic Dream, keputusan itu diambil karena kondisi pasar live service yang semakin sulit. Studio menyebut Spellcasters Chronicles gagal menarik jumlah pemain yang cukup besar untuk mendukung keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.
“Baca Juga: Embracer Buka Peluang Bangkitkan Franchise Klasik”
Penghentian ini cukup mengejutkan karena game tersebut sebelumnya diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan perusahaan. Namun, proyek tersebut ternyata tidak mampu menemukan posisi kuat di pasar meski masih berada dalam fase early access.
Kasus ini kembali menunjukkan beratnya persaingan di industri game live service modern. Bahkan studio dengan reputasi besar sekalipun kini kesulitan mempertahankan game multiplayer baru di tengah dominasi franchise mapan.
Server Spellcasters Chronicles Akan Ditutup Juni 2026
Meski pengembangan resmi dihentikan, Spellcasters Chronicles masih tetap dapat dimainkan untuk sementara waktu. Quantic Dream memastikan server game tersebut akan tetap aktif hingga 19 Juni 2026.
Setelah tanggal tersebut, seluruh layanan online akan resmi ditutup. Artinya, pemain tidak lagi bisa mengakses fitur multiplayer maupun sistem yang membutuhkan koneksi server.
Studio juga mengumumkan kebijakan refund penuh bagi pemain yang mengeluarkan uang selama masa early access. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kompensasi kepada komunitas yang telah mendukung game sejak tahap awal pengembangan.
Keputusan memberikan refund penuh mendapat respons cukup positif dari sebagian komunitas. Banyak pemain menilai langkah tersebut menunjukkan tanggung jawab Quantic Dream terhadap pengguna yang terdampak penutupan layanan.
Star Wars Eclipse Dipastikan Tetap Aman
Penghentian Spellcasters Chronicles sempat memicu kekhawatiran mengenai nasib Star Wars Eclipse. Sebelumnya, laporan Insider Gaming pada April 2026 menyebut Quantic Dream mengandalkan proyek live service tersebut untuk membantu mendanai pengembangan game Star Wars mereka.
Karena itu, banyak penggemar mulai khawatir keputusan ini akan memengaruhi kondisi finansial studio dan perkembangan Star Wars Eclipse. Namun, Quantic Dream langsung menegaskan bahwa proyek tersebut tetap aman dan tidak terkena dampak langsung.
Studio menyatakan seluruh sumber daya kini akan difokuskan pada proyek-proyek utama lain, termasuk Star Wars Eclipse. Pernyataan itu cukup penting karena game tersebut masih menjadi salah satu proyek paling dinantikan dari Quantic Dream.
Star Wars Eclipse sendiri pertama kali menarik perhatian karena menghadirkan pendekatan sinematik khas Quantic Dream di semesta Star Wars. Hingga kini, detail gameplay dan jadwal rilis game tersebut masih cukup minim.
Quantic Dream Akan Lakukan Reorganisasi Internal
Selain penghentian game, Quantic Dream juga mengonfirmasi akan melakukan reorganisasi internal perusahaan. Langkah tersebut kemungkinan melibatkan pengurangan staf atau pemindahan posisi kerja di dalam studio.
Perusahaan mengatakan akan menangani proses tersebut secara adil dan penuh penghormatan terhadap karyawan terdampak. Prioritas utama mereka adalah memindahkan staf ke proyek lain di dalam perusahaan jika memungkinkan.
Industri game modern memang sedang menghadapi gelombang restrukturisasi besar dalam beberapa tahun terakhir. Banyak studio melakukan PHK dan penyesuaian tim akibat meningkatnya biaya pengembangan serta ketatnya persaingan pasar.
Quantic Dream kini tampaknya ingin memfokuskan kembali sumber daya mereka pada proyek dengan potensi lebih besar. Star Wars Eclipse kemungkinan menjadi prioritas utama studio dalam fase berikutnya.
“Baca Juga: Forza Horizon 6 Catat 1 Juta Pemain Lebih Cepat”
Pasar Live Service Dinilai Semakin Sulit Ditembus
Kasus Spellcasters Chronicles kembali memperlihatkan kerasnya pasar game live service modern. Meski genre ini sering dianggap sangat menguntungkan, kenyataannya hanya sedikit game yang berhasil mempertahankan basis pemain dalam jangka panjang.
Banyak proyek live service gagal berkembang karena harus bersaing dengan franchise besar yang sudah memiliki komunitas kuat. Pemain modern juga semakin selektif dalam memilih game yang akan mereka investasikan waktu dan uang.
Bahkan publisher besar dan studio ternama kini mulai lebih berhati-hati terhadap proyek live service baru. Dalam beberapa tahun terakhir, industri game menyaksikan banyak penutupan server dan pembatalan proyek multiplayer sebelum mencapai kesuksesan besar.
Bagi Quantic Dream, penghentian Spellcasters Chronicles memang menjadi kemunduran penting. Namun, fokus penuh terhadap Star Wars Eclipse bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat kembali posisi studio di pasar game premium single-player yang selama ini menjadi identitas utama mereka.





Leave a Reply