manfredodicrescenzo – CD Projekt Red kembali membagikan informasi terbaru mengenai DLC expansion The Witcher 3: Songs of the Past. Detail tersebut diungkap dalam sesi laporan pendapatan kuartal pertama bersama para investor perusahaan.
Sebelumnya, DLC baru untuk The Witcher 3: Wild Hunt sempat menjadi rumor di internet sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh pengembang. Kini, CD Projekt Red mulai menjelaskan lebih jauh mengenai skala dan ambisi proyek tersebut.
Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah ukuran konten DLC Songs of the Past. Pengembang menyebut expansion tersebut akan memiliki cakupan yang hampir mendekati DLC legendaris Blood and Wine.
“Baca Juga: Harga Steam Deck Kini Lebih Mahal dari Sebelumnya”
Pernyataan tersebut langsung memicu antusiasme besar dari komunitas penggemar The Witcher. Blood and Wine sendiri selama ini dianggap sebagai salah satu expansion terbaik dalam industri game RPG modern.
Banyak pemain melihat DLC tersebut lebih seperti game baru dibanding sekadar konten tambahan biasa. Karena itu, perbandingan dengan Blood and Wine membuat ekspektasi terhadap Songs of the Past langsung meningkat.
CD Projekt Red tampaknya ingin menghadirkan expansion besar yang benar-benar terasa berarti bagi pemain lama The Witcher 3. Pendekatan tersebut juga memperlihatkan ambisi studio dalam menjaga kualitas franchise mereka.
Songs of the Past Disebut Hampir Sebesar Blood and Wine
Dalam sesi tanya jawab bersama investor, CD Projekt Red menjelaskan bahwa skala Songs of the Past akan cukup besar. Mereka menyebut expansion tersebut sedikit lebih mendekati ukuran Blood and Wine dibanding DLC biasa.
Namun, pengembang juga menegaskan bahwa pengalaman bermain akan sangat bergantung pada gaya masing-masing pemain. Durasi permainan disebut bersifat subjektif karena setiap orang memiliki pendekatan berbeda dalam menjelajahi dunia game.
CD Projekt Red mengatakan pemain yang fokus pada cerita utama mungkin menyelesaikan DLC lebih cepat. Sementara itu, pemain yang menikmati side quest dan eksplorasi kemungkinan membutuhkan waktu jauh lebih lama.
Sebagai perbandingan, Blood and Wine memiliki durasi rata-rata sekitar 30 jam jika pemain menyelesaikan cerita utama dan sebagian besar side quest. Karena itu, banyak komunitas mulai memperkirakan Songs of the Past juga akan mendekati angka tersebut.
Pernyataan ini langsung membuat hype komunitas meningkat cukup besar. Banyak penggemar lama The Witcher merasa antusias karena expansion baru diperkirakan memiliki konten sangat padat.
Blood and Wine sendiri dikenal menghadirkan area baru luas, cerita emosional, serta berbagai side quest berkualitas tinggi. Karena itu, perbandingan langsung dengan expansion tersebut menjadi standar yang cukup tinggi.
Jika Songs of the Past benar-benar mendekati kualitas dan skala Blood and Wine, DLC ini berpotensi menjadi salah satu konten tambahan terbesar dalam sejarah franchise The Witcher.
CD Projekt Red Awalnya Targetkan Rilis Tahun 2026
Selain membahas skala konten, CD Projekt Red juga mengungkap rencana awal perilisan DLC tersebut. Awalnya, Songs of the Past direncanakan meluncur pada tahun 2026.
Namun, studio akhirnya memutuskan menunda perilisan expansion tersebut hingga tahun berikutnya. Keputusan itu membuat banyak pemain mulai bertanya mengenai alasan di balik perubahan jadwal tersebut.
Meski tidak menjelaskan secara detail, CD Projekt Red memberi petunjuk bahwa penundaan berkaitan dengan ambisi besar mereka terhadap DLC baru ini. Pengembang tampaknya ingin memastikan kualitas expansion benar-benar maksimal sebelum dirilis.
Sebagian komunitas menduga studio membutuhkan waktu tambahan untuk memperluas konten dan menyempurnakan cerita. Songs of the Past disebut akan menutup salah satu alur cerita dari buku The Witcher.
Jika benar demikian, DLC ini kemungkinan memiliki bobot naratif cukup penting dalam lore franchise The Witcher. Hal tersebut membuat pengembang tampaknya tidak ingin terburu-buru dalam proses produksinya.
Pendekatan seperti ini sebenarnya cukup umum di industri game modern, terutama untuk proyek RPG besar dengan standar kualitas tinggi. Banyak studio kini memilih menunda game demi menghindari peluncuran yang belum matang.
Bagi penggemar The Witcher, penundaan tersebut memang sedikit mengecewakan. Namun, sebagian besar komunitas tampaknya lebih memilih menunggu lebih lama demi mendapatkan expansion berkualitas tinggi.
Fans Mulai Ekspektasikan Konten Hingga Puluhan Jam
Dengan perbandingan langsung terhadap Blood and Wine, banyak pemain mulai memperkirakan Songs of the Past akan menghadirkan durasi permainan sangat panjang. Komunitas kini ramai membahas kemungkinan ukuran dunia dan jumlah quest baru.
Blood and Wine sendiri dikenal sebagai expansion yang sangat besar untuk ukuran DLC. Konten tersebut bahkan menghadirkan wilayah Toussaint dengan desain area yang sangat luas dan penuh aktivitas.
Karena itu, banyak fans berharap Songs of the Past juga menghadirkan lokasi baru dengan kualitas serupa. Beberapa pemain bahkan mulai berspekulasi mengenai karakter lama yang mungkin kembali muncul.
Selain cerita utama, komunitas juga berharap DLC ini memiliki side quest dengan kualitas penulisan kuat seperti ciri khas The Witcher 3. Selama ini, side quest menjadi salah satu elemen paling dipuji dari game tersebut.
Ekspektasi terhadap Songs of the Past memang cukup tinggi karena status The Witcher 3 sebagai salah satu RPG terbaik sepanjang masa. Banyak pemain ingin kembali merasakan pengalaman eksplorasi dan narasi khas dunia The Witcher.
CD Projekt Red tampaknya memahami besarnya harapan tersebut. Karena itu, mereka memilih fokus pada kualitas dan skala expansion dibanding sekadar merilis konten tambahan cepat.
Jika benar memiliki durasi mendekati 30 jam, Songs of the Past bisa menjadi salah satu DLC paling ambisius yang pernah dibuat studio tersebut.
“Baca Juga: Microsoft Soroti Pentingnya Update Secure Boot Windows 11″
Harga DLC Masih Dirahasiakan oleh CD Projekt Red
Meski sudah membagikan banyak detail mengenai skala dan rencana perilisan, CD Projekt Red masih belum mengungkap harga resmi Songs of the Past. Hingga artikel ini ditulis pada 29 Mei 2026, informasi tersebut masih dirahasiakan.
Pengembang hanya mengatakan harga DLC akan diumumkan pada waktu yang tepat untuk kebutuhan pemasaran. Keputusan ini cukup wajar mengingat perilisan expansion masih cukup jauh.
Komunitas kini mulai berspekulasi mengenai kemungkinan harga DLC berdasarkan ukuran kontennya. Banyak pemain memperkirakan Songs of the Past akan dibanderol mendekati expansion premium modern.
Namun, sebagian fans berharap CD Projekt Red tetap mempertahankan pendekatan harga yang dianggap ramah seperti DLC sebelumnya. Studio tersebut memang dikenal cukup dihargai komunitas karena kualitas konten tambahan mereka.
Terlepas dari harga yang belum diumumkan, antusiasme terhadap Songs of the Past terus meningkat sejak pengumuman resminya. Banyak pemain lama kini mulai kembali membicarakan The Witcher 3 di komunitas game.
Kehadiran expansion baru juga memperlihatkan bahwa dunia The Witcher masih menjadi salah satu aset terbesar CD Projekt Red. Franchise tersebut tampaknya masih akan terus dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang.
Untuk sekarang, penggemar hanya bisa menunggu informasi lanjutan sambil berharap Songs of the Past benar-benar mampu memenuhi ekspektasi besar yang sudah terbentuk sejak pengumuman awalnya.





Leave a Reply