manfredodicrescenzo – Monster Hunter Wilds dikabarkan sedang diuji untuk Nintendo Switch 2 dengan target performa yang cukup tinggi. Temuan datamining menyebut game dapat mencapai resolusi dinamis hingga 1440p dalam mode docked. Frame rate pada mode tersebut disebut memiliki target sekitar 40 FPS.
Informasi itu berasal dari data internal yang ditemukan dataminer melalui pembaruan terbaru game. Dalam mode handheld, game disebut menggunakan resolusi sekitar 720p hingga 864p. Target frame rate pada mode tersebut diperkirakan berada di kisaran 30 hingga 40 FPS.
Data tersebut juga mengindikasikan penggunaan teknologi upscaling seperti DLSS. Teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas gambar tanpa membebani hardware secara berlebihan. Namun, Capcom belum mengonfirmasi target performa tersebut secara resmi.
“Baca Juga: Asus dan Gigabyte Naikkan Harga GPU 20% di China”
Jika informasi tersebut benar, Monster Hunter Wilds akan menjadi salah satu game berat yang menarik untuk Switch 2. Kemampuan tersebut juga menunjukkan potensi optimasi RE Engine pada hardware hybrid Nintendo.
Mode Docked Disebut Menargetkan Resolusi Dinamis hingga 1440p
Dalam mode docked, Monster Hunter Wilds dikabarkan menggunakan resolusi dinamis hingga 1440p. Target frame rate disebut berada di sekitar 40 FPS. Sistem resolusi dinamis memungkinkan game menyesuaikan resolusi berdasarkan beban grafis.
Pendekatan tersebut dapat membantu menjaga performa ketika adegan menjadi lebih kompleks. Resolusi dapat diturunkan ketika beban meningkat sebelum kembali dinaikkan. Pemain kemudian mendapatkan keseimbangan antara kualitas gambar dan kelancaran permainan.
Mode handheld memiliki target berbeda karena batas daya dan ukuran layar. Resolusi yang disebut berada pada kisaran 720p hingga 864p. Frame rate ditargetkan sekitar 30 hingga 40 FPS dalam mode tersebut.
Perbedaan tersebut merupakan pendekatan umum untuk perangkat hybrid. Mode docked dapat memanfaatkan daya dan pendinginan yang lebih baik. Mode handheld kemudian menyesuaikan kemampuan hardware dengan kebutuhan mobilitas.
DLSS Disebut Membantu Menjaga Kualitas Visual Monster Hunter Wilds
Temuan datamining juga mengindikasikan penggunaan teknologi upscaling seperti DLSS. Teknologi tersebut dapat membantu menghasilkan gambar beresolusi lebih tinggi dari resolusi render internal. Pendekatan ini penting untuk game dengan kebutuhan grafis berat.
Monster Hunter Wilds memiliki dunia permainan yang kompleks dan penuh aktivitas. Sistem cuaca dinamis dan simulasi ekosistem monster dapat meningkatkan beban perangkat. Optimasi rendering menjadi penting agar performa tetap stabil.
Jika DLSS benar-benar digunakan, Switch 2 dapat memperoleh keuntungan dari teknik rekonstruksi gambar. Hardware tidak harus merender seluruh frame pada resolusi target secara native. Beban GPU kemudian dapat dialihkan untuk tugas lainnya.
Namun, efektivitas upscaling tetap bergantung pada implementasi Capcom. Kualitas gambar juga dapat berbeda berdasarkan resolusi internal dan pengaturan lainnya. Karena itu, hasil akhir baru dapat dinilai setelah versi Switch 2 tersedia.
Monster Hunter Wilds Menjadi Ujian Berat untuk RE Engine
Monster Hunter Wilds dikenal sebagai salah satu game berat yang menggunakan RE Engine. Game tersebut menghadirkan area luas dengan sistem cuaca dan ekosistem yang kompleks. Berbagai sistem tersebut memberikan beban besar kepada CPU dan GPU.
Versi PC juga sempat mendapatkan kritik terkait performa setelah peluncuran. Capcom kemudian merilis sejumlah pembaruan untuk meningkatkan stabilitas dan performa. Kondisi tersebut membuat versi Switch 2 memiliki tantangan optimasi yang cukup besar.
Keberhasilan menjalankan game pada target 40 FPS akan menjadi pencapaian menarik. Switch 2 memiliki batas konsumsi daya yang berbeda dari PC dan console rumahan. Pengembang harus menyesuaikan berbagai aspek agar pengalaman tetap konsisten.
Capcom sebelumnya telah menunjukkan kemampuan mengoptimalkan Street Fighter 6 untuk Switch 2. Monster Hunter Wilds menghadirkan tantangan teknis yang lebih berat. Dragon’s Dogma 2 juga menjadi game lain yang dapat menguji kemampuan RE Engine pada hardware tersebut.
“Baca Juga: Samsung ISOCELL HPC Hadir dengan Resolusi 200MP dan DeepPix”
Monster Hunter Wilds Bisa Menjadi Tolok Ukur Switch 2
Jika target performa tersebut bertahan hingga peluncuran, Monster Hunter Wilds dapat menjadi salah satu demonstrasi kemampuan Switch 2. Game AAA dengan kebutuhan hardware tinggi berpotensi hadir tanpa kompromi sebesar generasi sebelumnya. Hal tersebut dapat mengubah persepsi mengenai kemampuan console hybrid.
Namun, seluruh informasi saat ini masih berasal dari datamining. Capcom masih dapat mengubah resolusi dan target frame rate sebelum peluncuran. Data internal juga tidak selalu menggambarkan konfigurasi final yang diterima pemain.
Pengujian setelah rilis akan menjadi penentu kualitas sebenarnya. Konsistensi frame rate dan kualitas gambar lebih penting daripada angka maksimum. Stabilitas juga akan menentukan apakah target tersebut dapat dipertahankan dalam berbagai kondisi permainan.
Jika optimasi berhasil, Switch 2 dapat menjadi platform menarik untuk game AAA lintas platform. Monster Hunter Wilds berpotensi menjadi contoh penting mengenai kemampuan RE Engine. Untuk saat ini, gamer masih perlu menunggu konfirmasi resmi Capcom mengenai spesifikasi finalnya.





Leave a Reply