manfredodicrescenzo – Gelombang restrukturisasi yang tengah berlangsung di divisi gaming Microsoft kembali memunculkan laporan baru. Kali ini, ZeniMax Studios disebut mulai terdampak proses pemutusan hubungan kerja yang menjadi bagian dari efisiensi di bawah Xbox.
Informasi tersebut muncul setelah beberapa studio lain dikabarkan menghadapi ancaman serupa. Hingga saat ini, Microsoft maupun Xbox belum memberikan konfirmasi resmi mengenai laporan yang beredar sehingga seluruh informasi masih berstatus rumor.
“Baca Juga: Black Ops & Black Ops 2 Meluncur ke PS4 dan PS5″
Apabila laporan tersebut terbukti benar, ZeniMax akan menjadi salah satu studio first-party terbesar Xbox yang ikut terdampak restrukturisasi perusahaan.
George Broussard Klaim PHK di ZeniMax Sudah Dimulai
Laporan terbaru berasal dari George Broussard, salah satu pendiri 3D Realms dan Apogee. Melalui akun media sosialnya, ia mengklaim bahwa proses PHK di ZeniMax Studios telah dimulai.
Menurut Broussard, skala pemangkasan karyawan diperkirakan lebih besar dibandingkan yang dibayangkan banyak pihak. Namun, ia tidak mengungkap jumlah pegawai yang disebut terdampak oleh kebijakan tersebut.
Pernyataan tersebut muncul ketika berbagai rumor mengenai restrukturisasi Xbox terus berkembang. Beberapa laporan sebelumnya juga telah menyebut bahwa sejumlah studio internal sedang menghadapi ketidakpastian.
Meski berasal dari sosok yang cukup dikenal di industri game, klaim tersebut masih belum memperoleh konfirmasi langsung dari Microsoft. Oleh karena itu, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sampai saat ini, Xbox juga belum memberikan tanggapan terhadap berbagai laporan mengenai restrukturisasi yang disebut memengaruhi sejumlah studio di bawah naungannya.
Tim Fallout dan The Elder Scrolls Disebut Tetap Dipertahankan
Beberapa laporan sebelumnya menyebut Xbox berencana memusatkan sumber daya pada proyek-proyek terbesar miliknya. Dalam skenario tersebut, tim yang menangani franchise Fallout dan The Elder Scrolls disebut akan tetap dipertahankan.
Sebaliknya, posisi yang tidak terlibat langsung dalam pengembangan kedua waralaba tersebut dikabarkan berpotensi terdampak pemangkasan karyawan. Namun, rincian mengenai divisi yang dimaksud belum pernah diumumkan secara resmi.
George Broussard menyatakan bahwa informasi yang ia peroleh sejalan dengan rumor tersebut. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Microsoft tengah memprioritaskan investasi pada franchise yang memiliki potensi komersial paling besar.
Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih berdasarkan laporan dari sumber yang belum diverifikasi. Microsoft belum mengonfirmasi apakah strategi tersebut benar-benar sedang diterapkan.
Karena itu, masa depan berbagai tim di dalam ZeniMax masih belum dapat dipastikan hingga ada pengumuman resmi dari perusahaan.
Restrukturisasi Xbox Disebut Fokus pada Efisiensi Bisnis
Laporan mengenai ZeniMax menjadi bagian dari rangkaian kabar restrukturisasi yang melibatkan berbagai studio di bawah Xbox. Sebelumnya, Ninja Theory, Compulsion Games, dan Double Fine juga disebut menghadapi situasi yang tidak menentu.
Beberapa studio dikabarkan masih melakukan negosiasi dengan Microsoft untuk mencari solusi terhadap kondisi tersebut. Namun, belum ada kepastian mengenai hasil pembicaraan yang sedang berlangsung.
Rumor yang beredar menyebut Microsoft kini lebih berfokus mengalokasikan sumber daya kepada franchise yang dianggap memiliki prospek bisnis paling kuat. Pendekatan tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi efisiensi perusahaan.
Langkah tersebut juga disebut berkaitan dengan perubahan arah bisnis Xbox dalam beberapa waktu terakhir. Namun, perusahaan belum memberikan penjelasan resmi mengenai tujuan maupun cakupan restrukturisasi yang sedang dilakukan.
Seluruh perkembangan ini masih bergantung pada informasi yang akan disampaikan Microsoft dalam waktu mendatang.
“Baca Juga: Dead by Daylight Tunjuk Sutradara Kawakan untuk Film”
Microsoft Belum Berikan Konfirmasi Resmi
Apabila laporan mengenai ZeniMax terbukti benar, studio tersebut akan menjadi salah satu aset terbesar Xbox yang terdampak restrukturisasi. Hal ini sekaligus menunjukkan besarnya skala perubahan yang sedang berlangsung di divisi gaming Microsoft.
Di sisi lain, berbagai laporan mengenai kondisi keuangan Xbox dan strategi efisiensi perusahaan masih terus menjadi bahan pembahasan. Namun, hingga kini Microsoft belum mengonfirmasi berbagai spekulasi yang beredar di publik.
Komunitas game kini menantikan penjelasan resmi mengenai masa depan ZeniMax dan studio-studio lain yang disebut terdampak restrukturisasi. Kepastian tersebut juga akan memberikan gambaran mengenai arah pengembangan berbagai franchise besar milik Xbox.
Sampai ada pernyataan langsung dari Microsoft maupun Xbox, seluruh informasi mengenai PHK di ZeniMax Studios, termasuk kabar bahwa hanya tim Fallout dan The Elder Scrolls yang dipertahankan, masih harus diperlakukan sebagai rumor yang belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak perusahaan.





Leave a Reply